Logo loader

Temu Wicara Kebangsaan atau FGD Antara Unsur Forkopimda dengan Elemen BEM serta Organisasi Kepemudaan se Provinsi Banten di Makodim Serang 06/02 Serang

KESBANGPOL KOTA SERANG HADIRI TEMU WICARA KEBANGSAAN BERSAMA FORKOPIMDA, BEM DAN ORGANISASI KEPEMUDAAN SE-PROVINSI BANTEN

Serang, 21 Mei 2026 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Serang menghadiri kegiatan Temu Wicara Kebangsaan atau Focus Group Discussion (FGD) antara unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan elemen Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta organisasi kepemudaan se-Provinsi Banten yang diselenggarakan di Makodim 0602/Serang, Jalan Raya Serang-Pandeglang Km 4,5, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Gerakan Mahasiswa dalam Meningkatkan Supremasi Hukum Melalui Pembiasaan Budaya Hukum dan Diskursus Ilmiah” tersebut dihadiri sekitar 70 peserta dari unsur Forkopimda, perguruan tinggi, organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan, serta komunitas pemuda di Provinsi Banten. Kesbangpol Kota Serang diwakili oleh Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan, Chandra.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Kodim 0602/Serang ini bertujuan membangun komunikasi yang konstruktif antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan kalangan mahasiswa sebagai agen perubahan. Forum tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, serta pandangan mahasiswa terkait berbagai isu kebangsaan, sosial, hukum, dan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Dandim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M., menekankan pentingnya dialog terbuka antara pemerintah dan mahasiswa dalam menjaga stabilitas keamanan serta membangun demokrasi yang sehat. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai kekuatan moral bangsa yang mampu memberikan masukan konstruktif bagi kemajuan daerah dan negara.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, memaparkan pentingnya pembangunan budaya hukum melalui penguatan kesadaran hukum masyarakat, transparansi pemerintahan, serta peningkatan partisipasi pemuda dalam proses pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa generasi muda harus menjadi subjek pembangunan yang aktif memberikan kontribusi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.

Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, dan Ketua DPRD Kota Serang, H. Muji Rohman, turut menyampaikan pentingnya kebebasan berpendapat yang dilaksanakan secara bertanggung jawab, berdasarkan data dan fakta, serta tetap menjunjung tinggi ketertiban dan etika demokrasi. Mahasiswa diharapkan dapat terus menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengawal kebijakan publik demi kepentingan masyarakat.

Kesbangpol Kota Serang mengapresiasi terselenggaranya forum dialog tersebut sebagai sarana memperkuat wawasan kebangsaan, meningkatkan kesadaran hukum, serta membangun sinergi antara pemerintah dan generasi muda. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta komunikasi yang lebih baik antara pemangku kepentingan dengan kalangan mahasiswa dan organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah yang demokratis, aman, dan kondusif.

Temu Wicara Kebangsaan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pemuda dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menciptakan ruang diskusi yang produktif bagi kemajuan Provinsi Banten.

Kota Serang terdiri dari 6 kecamatan dan 67 kelurahan.